Alexandria (Iskandariah)

Kota ini adalah ang terbesar kedua di Mesir dengan 3,5 juta orang penduduknya, kejayaan di masa keemasannya telah pudar seiring bergantiny zaman, meskipun begitu berbagai atraksi budaya yang memperlihatkan masa lalunya tetap menjadikannya salah satu tempat yang layak di puja wisatawan.
Alexandriya didirikan oleh Alexander Agung (Iskader Al-Akbar) pada 331 SM, waktu itu Alexandria menjadi ibukota Romawi Graco-Mesir, dengan mercusuar pharos yang melegenda sebagai lambang budayanya dan menjadikannya salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

 
Perpustakaan Alexandria

Perpustakaan Alexandria adalah perpustakaan terbesar di dunia waktu itu dan tempat di mana filsuf dan ilmuwan besar zaman itu datang untuk mencari pengetahuan. Alexandria juga menjadi tuan rumah ketika komunitas Yahudi terbesar di dunia, dan Septuaginta membukukan terjemahan Yunani pertama dari Alkitab Ibrani.
Tidak sulit menemukan lokasi perpustakaan itu, terletak di dekat pantai dan tak jauh dari Benteng Qait Bay menjadikannya tempat yang tak pernah di lewatkan para wisatawan.